3 Cara Mudah Berinvestasi Emas

Emas adalah salah satu aset yang kerap dijadikan juga sebagai alat berinvestasi dalam keuangan rumah tangga. Sangat wajar karena emas telah dikenal masyarakat sejak lama, mudah dipahami, dan kerap menjadi favorit banyak perempuan terutama ibu rumah tangga. Namun, tahukah kamu bahwa perhiasan emas yang biasa dipakai seperti cincin berlian, kalung, gelang, giwang, sebenarnya bukan bagian dari aset investasi?

Salah satu syarat aset investasi adalah dapat memberikan potensi kenaikan hasil di masa depan. Jadi, saat emas dibeli di harga rendah kemudian dijual di harga tinggi, maka dapat dikatakan pemilik emas mendapatkan potensi keuntungan. Namun, apabila berbentuk perhiasan emas, ada beberapa risiko yang menyertai seperti adanya risiko potongan biaya ongkos yang dapat mencapai 30% dari harga jual hingga risiko sedihnya hati karena harus menjual barang kesayangan. Itu sebabnya sangat disarankan berinvestasi emas dalam bentuk logam mulia atau kerap dikenal sebagai emas batangan. Saat ini, ada 3 cara yang memudahkan perempuan moderen untuk mulai berinvestasi emas. Ini dia financial checklistnya.

  1. Membeli logam mulia secara fisik. Pembelian dapat dilakukan di gerai ANTAM, gerai pegadaian, mau pun diberbagai toko emas yang ada di kota tempat kita tinggal. Pahami bahwa harga logam mulia umumnya lebih tinggi dalam rupiah per gram nya untuk semakin kecil ukurannya. Misal, harga LM ukuran 100 gram adalah 750ribu/gram, maka ada kemungkinan untuk LM ukuran 1 gram harganya adalah 775 ribu/gram. Perbedaan harga ini disebabkan oleh banyak faktor. Namun, untuk harga jual kembali atau buyback hanya dikenal satu harga saja.
  2. Membeli emas dengan menabung emas. Bagi kamu yang belum memiliki dana cukup untuk membeli emas secara fisik, maka opsinya adalah menabung emas di beberapa lembaga keuangan. Caranya persis seperti menabung biasa di tabungan dengan setoran rupiah ke rekening tabungan emas. Setiap rupiah yang disetorkan akan langsung dikonversi menjadi satuan gram. Saat saldo tabungan emas sudah cukup untuk membeli emas, maka kamu bisa memperoleh emas fisik atau istilahnya “cetak” sesuai harga yang berlaku.
  3. Mencicil emas. Berbeda lagi dengan konsep menabung emas, maka kamu juga punya opsi untuk membeli emas dengan pembayaran cicilan. Prinsipnya, cosmoners membeli emas dengan satuan gram tertentu, lalu dari harga beli akan dipecah pembayarannya sesuai durasi cicilan. 

Mana opsi yang paling ekonomis? Tentu saja membeli emas secara fisik umumnya akan lebih murah. Namun, apabila kamu kesulitan untuk disiplin, atau belum ada dana cukup, maka opsi menabung dan mencicil emas bisa diambil. Pahami bahwa emas bukan investasi jangka pendek apalagi dana darurat. Sangat disarankan memiliki emas sebagai back up aset investasi lain dan sebagai alat penjaga daya beli karena mampu berjalan naik bersamaan dengan inflasi. Jadi, sudah siap membeli emas?

Published by pritaghozie

Co-founder & CEO ZAP Finance | Financial Planner & Educator | Book Author | Mother & wife.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: