Akhir tahun merupakan saat yang tepat untuk merefleksi kembali apa saja yang telah kita capai selama setahun ini. Marilah kita ingat kembali apa resolusi anda di awal tahun 2018. Seiring dengan meningkatnya pengetahuan masyarakat tentang perencanaan keuangan dan investasi, mungkin mayoritas dari anda, telah membuat berbagai resolusi keuangan. Pada kesempatan ini, izinkanlah saya untuk mengajak anda untuk mengevaluasi kondisi keuangan anda dan bagaimana rencana keuangan anda telah bekerja untuk anda.

Apabila anda sedang melakukan perjalanan, tentu sesekali anda akan melihat ke peta untuk mengetahui bahwa jalan yang anda tempuh itu sudah benar bukan? Memeriksa kondisi keuangan atau sering dikenal dengan istilah Financial Check Up adalah kesempatan untuk mengevaluasi apa yang telah anda lakukan dalam hal keuangan dan juga memastikan bahwa anda masih berjalan di arah yang benar.

Saat yang paling baik untuk melakukan Financial Check Up adalah di akhir tahun. Mengapa? Karena anda sudah memiliki data yang cukup untuk melakukan evaluasi. Anda juga memiliki waktu yang cukup lowong untuk membuat strategi keuangan yang baru untuk tahun berikutnya.

 

  • Potret Keadaan Keuangan

Langkah pertama dalam Financial Check Up adalah menganalisa kekayaan bersih dan menganalisa arus kas anda. Berapa jumlah kekayaan bersih anda? Meningkat atau bahkan menurun dibandingkan tahun lalu? Bila terjadi penurunan, apa penyebabnya? Hitunglah kinerja dari investasi anda di saham, obligasi, atau reksadana. Apakah anda puas dengan kinerjanya dibandingkan dengan kinerja pasar?

Lalu, bagaimana dengan kondisi arus kas? Apakah persentase pendapatan untuk investasi anda meningkat? Atau hutang anda yang meningkat? Hitunglah berapa persentase hutang anda terhadap penghasilan. Idealnya, porsi hutang anda terhadap penghasilan menurun dari tahun ke tahun. Karena anda tentu ingin meningkatkan jumlah penghasilan yang disisihkan untuk investasi. Apakah hutang kartu kredit anda meningkat? Bila iya, maka cari tahu apa penyebabnya dan coba kendalikan pengeluaran anda.

 

  • Identifikasi Tujuan Keuangan Anda

Berikutnya lakukan evaluasi terhadap tujuan keuangan anda. Periksa berapa saldo di rekening tabungan atau rekening investasi anda. Apakah penambahan jumlahnya sudah sesuai dengan target? Apabila saldonya masih dibawah target, cari tahu apa penyebabnya. Apakah anda kurang melakukan investasi regular? Atau nilai investasi anda memang sedang menurun? Apabila anda memiliki perubahan-perubahan terhadap beberapa tujuan keuangan, maka lakukan revisi dan sesuaikan rencana keuangan dengan kondisi yang baru.

 

  • Perubahan Kondisi Kehidupan

Apakah ada perubahan kondisi kehidupan yang terjadi tahun ini atau yang anda antisipasi akan terjadi tahun depan? Memiliki anak, menikah, bercerai, berpindah tempat kerja, membeli rumah, atau pensiun merupakan contoh perubahan besar yang memiliki pengaruh ke kondisi keuangan anda. Sesuaikan budget dan investasi anda dengan kondisi keuangan yang baru.

 

  • Lindungi Keluarga Anda

Berikutnya, evaluasi asuransi yang anda miliki. Apakah jumlah uang pertanggungan asuransi jiwa anda masih sesuai dengan kondisi kehidupan saat ini? Apakah ada penambahan harta seperti mobil baru atau rumah baru? Bila iya, maka anda harus mempertimbangkan untuk melindungi harta tersebut dengan asuransi. Jangan lupa juga untuk melihat kebutuhan akan asuransi kesehatan. Apabila anda baru berpindah kerja, perhatikan manfaat kesehatan yang diberikan oleh tempat kerja yang sekarang. Terakhir, jangan lupa untuk mengevaluasi surat wasiat atau pun surat kuasa yang anda miliki saat ini. Sesuaikanlah isi surat dengan kondisi kehidupan sekarang.

 

  • Evaluasi Dana Pensiun

Coba periksa berapa saldo Jaminan Hari Tua anda. Apakah jumlah sudah sesuai dengan target tabungan pensiun anda? Bila belum, anda masih memiliki beberapa alternatif untuk memperbaiki rencana pensiun.

Pertama, anda dapat membeli produk dana pensiun dari Dana Pensiun Lembaga Keuangan (DPLK). Anda diharuskan untuk melakukan kontribusi secara reguler ke produk ini. Keuntungan dari memiliki dana pensiun ini adalah adanya peraturan yang melarang anda untuk mengambil dana sebelum masa pensiun. Saat pensiun nanti, anda memiliki pilihan untuk mengambil sebagian dari saldo dan sisa saldo akan beralih menjadi anuitas.

Kedua, anda dapat membentuk tabungan pensiun sendiri. Anda dapat menjadikan salah satu rekening investasi anda menjadi rekening untuk tabungan pensiun anda. Namun, karena tidak ada regulasi yang mengatur tabungan pensiun anda, maka anda harus disiplin dalam kontribusi reguler dan tidak mengambil saldo sebelum masa pensiun tiba.

Jadi, bagaimana? Apakah kondisi keuangan anda masih sehat dan rencana keuangan anda tetap berjalan lancar? Bila iya, saya ucapkan selamat! Karena anda sudah peduli dan mau ambil tindakan nyata untuk memperoleh kesejahteraan keuangan. Bila belum, jangan menyerah! Fakta bahwa anda membaca artikel ini sampai habis merupakan bentuk keyakinan bahwa anda sudah selangkah lebih maju untuk memperbaiki kondisi keuangan. Semoga tahun 2018 menjadi tahun yang baik dan kita semua dapat menjadi masyarakat yang lebih sejahtera.

 

Live a beautiful life!

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s