7 Hal Penting Saat Memilih Asuransi Swasta

Dalam memilih asuransi swasta atau asuransi tambahan yang bukan BPJS, ada hal-hal yang harus kita perhatikan dengan lebih teliti. Dan bukan dalam memilih agen asuransi apa yang ingin digunakan, namun lebih kepada isi dan kebutuhan dari asuransi kesehatan yang kita miliki.

Asuransi kesehatan swasta tetap dibutuhkan mengingat ada beberapa hal yang tidak dicover oleh BPJS dan juga sebaliknya. Namun asuransi kesehatan swasta dibutuhkan juga untuk mendukung kenyamanan bagi kita, apabila mengalami peristiwa kesakitan, yang membutuhkan perawatan medis.

Untuk itu ada 7 hal yang harus kita perhatikan, dalam menentukan atau memilih asuransi swasta, yaitu:

  1. Apakah rumah sakit langganan kita menerima asuransi swasta pilihan kita?

Tidak semua rumah sakit akan menerima asuransi swasta pilihan kita. Untuk itu penting bagi kita untuk bertanya lebih dahulu kepada pihak administrasi di rumah sakit langganan kita, agar kita tetap memperoleh kenyamanan kala mengalami peristiwa kesakitan sehingga harus dirawat.

Sistem cashless yang diberikan oleh asuransi swasta akan percuma kalau ternyata asuransi tersebut tidak bekerjasama dengan rumah sakit langganan. Penting untuk ditanyakan karena rumah sakit langganan pastinya menyimpan medical record kita, untuk memudahkan dan mempercepat diagnosa. Oleh sebab itu tanyakan ke bagian administrasi rumah sakit, asuransi swasta apa yang bekerjasama dengan rumah sakit langganan, sebelum memiliki asuransi swasta tambahan.

  1. Hati-hati salah dalam menentukan pilihan kelas asuransi

Pilihan kelas asuransi diperlukan agar sesuai dengan keinginan dan kemampuan bayar. Apabila kita memilih untuk membayar dengan ukuran kelas tertentu, perhatikan apakah kita akan dikenakan selisih bayar atau tidak? Walau asuransi swasta memberikan fasilitas cashless, namun kalau kita ternyata memilih kelas yang memiliki harga lebih besar dari paket yang kita bayarkan, maka kita akan dikenakan selisih pembayaran sehingga fasilitas cashless tidak berlaku.

  1. Perhatikan harga fee dokter per-kunjungan

Kalau bingung dalam menentukan berapa besaran paket fasilitas asuransi yang sebaiknya Anda pilih, perhatikan harga fee dokter yang merawat. Harga fee dokter di setiap rumah sakit adalah berbeda, oleh sebab itu penting bagi Anda untuk mengetahui berapa fee dokter agar Anda dapat menyesuaikannya dengan paket asuransi yang Anda ambil.

Kalau tarif fee dokter per visit adalah Rp. 250, 000 sementara paket asuransi yang Anda pilih tertera fee dokter per visit adalah Rp. 150, 000 maka Anda akan dikenakan beban tambahan diluar dari biaya rumah sakit lain. Sebaliknya, kalau ternyata paket asuransi yang Anda ambil memiliki jatah fee dokter per visit Rp. 250, 000 sementara fee dokter per visit hanya Rp. 200.000,00 maka kelebihan bayar tidak akan dikembalikan, namun setidaknya Anda tidak akan dikenakan biaya tambahan.

  1. Perhatikan paket operasi bedah

Pada setiap asuransi kesehatan, Anda akan dihadapkan pada pilihan paket operasi bedah. Ada 3 jenis operasi. Operasi bedah minor, intermediate dan bedah mayor. Besarannya bervariasi tergantung dari besarnya premi yang Anda bayarkan. Kalau ke depannya Anda merasa akan membutuhkan operasi yang besar, silahkan pikirkan kira-kira besaran operasi ini berapa yang Anda sanggup bayarkan preminya.

  1. Klausul pernyakit kritis, perlukah?

Beberapa orang akan mengusulkan supaya Anda memiliki klausul penyakit kritis tentunya dengan tambahan premi. Untuk Anda yang berusia masih 20-an, sebenarnya klausul ini tidak perlu. Kecuali, ada riwayat penyakit tersebut di dalam keluarga, Anda sudah memiliki tanggungan, dan ternyata pekerjaan yang Anda miliki memiliki risiko tinggi terkenanya penyakit kritis. Klausul ini bisa ditambahkan kemudian, dan tentunya dengan penambahan premi juga di masa mendatang.

  1. Fasilitas cash

Beberapa asuransi swasta akan memberikan fasilitas pemberian uang tunai dengan system reimbursement pada klien, tergantung dari jenis asuransi yang Anda miliki. Memang, tidak semua asuransi swasta memiliki fasilitas ini, namun kalau ada, sebaiknya diambil.

Fasilitas cash ini akan sangat bermanfaat bagi yang menunggui Anda di rumah sakit. Biaya transportasi dan biaya makan yang mungkin timbul, bisa digantikan dengan sistem pemberian cash ini. Memang semua biaya rumah sakit sudah ditanggung oleh asuransi. Tapi, biaya yang keluar tidak terduga, tentunya akan mendapatkan konpensasi dengan adanya cash ini.

  1. Asuransi dengan unitlink, perlukah?

Asuransi sering dikaitkan dengan unitlink. Untuk Anda yang masih berusia dibawah 35 tahun, asuransi dengan unitlink tidak dianjurkan. Baiknya memilih asuransi kesehatan murni saja tanpa unitlink. Asuransi dengan unitlink ini adalah asuransi yang digandengkan dengan investasi agar premi yang dibayarkan bisa lebih murah. Namun asuransi dengan unitlink ini menjadi bermanfaat kalau Anda sudah memasuki usia di atas 40 tahun, agar premi yang dibayarkan bisa lebih murah, dibandingkan apabila tanpa unitlink. Live a Beautiful Live!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s