Tetap Tenang karena Punya Rencana Keuangan

Beli rumah, berlibur, bayar uang pangkal sekolah anak, adalah segelintir impian-impian keluarga. Impian akan berubah menjadi tujuan finansial saat Anda menetapkan kapan, berapa banyak (biayanya), dan bagaimana strategi untuk mencapainya. Patut Anda sadari bahwa menabung, berinvestasi atau bahkan berutang adalah strategi yang dapat dipilih. Sehingga, pastikan Anda tahu dulu kapan uang akan dipakai, baru pilih produk keuangannya.

Pasar keuangan tidak akan selamanya berada di posisi atas. Sebagai investor, kita harus melihat kembali apa tujuan kita dalam berinvestasi. Hal paling mendasar yang harus kita pahami adalah apakah investasi kita ini untuk jangka pendek, jangka menengah, atau jangka panjang.

Meski nilai dolar naik hingga 10% dalam kurun kurang dari setahun, saya tetap tidak tergoda untuk mengalihkan portfolio investasi karena biaya hidup saya semuanya dalam rupiah. Terlebih, saya juga percaya bahwa potensi imbal hasil dari investasi di dalam negeri masih baik dalam jangka panjang.

Untuk kebanyakan investor, saya sangat menyarankan Anda untuk berinvestasi dengan strategi Dollar-cost averaging. Misal saya investor moderat, punya dana 50 juta untuk diinvestasikan dan akan saya gunakan untuk tujuan finansial 5 tahun lagi. Lalu, kendaraan investasi yang saya pilih adalah reksadana campuran moderat. Maka, untuk kurun 1 tahun kedepan, setiap bulan di tanggal yang sama, saya harus membeli reksadana campuran yang sama sejumlah 4 juta sampai dana 50 juta tersebut selesai teralokasi.

Pentingnya Evaluasi

Dalam perencanaan keuangan, evaluasi hasil investasi wajib Anda lakukan minimal 1 tahun sekali. Namun, saat kondisi pasar bergejolak, maka saran saya lakukan setidaknya 3 bulan sekali. Dari hasil evaluasi, Anda dapat mengetahui mana produk investasi yang bekerja baik dan tidak. Hasil investasi minus belum tentu menandakan investasi tersebut buruk. Bandingkan kinerja portfolio investasi Anda dengan benchmark dan juga produk sejenis.

Apa yang harus dilakukan jika dana dibutuhkan bulan ini, dan nilainya sedang turun? Anda terpaksa menggunakan dana darurat sebagai dana talangan untuk memenuhi kebutuhan saat ini. Bila dana darurat pun tidak tersedia, maka tidak ada jalan lain selain melikuidasi investasi tersebut meski harus menderita realized loss.

Nah, jika aset investasi tidak akan dipergunakan dalam setahun kedepan, jangan terlalu panik dengan penurunan nilai investasi. Selama masih sesuai dengan alokasi portofolio investasi, anda dapat mengambil potensi keuntungan. Misalnya, Irina memiliki investasi di reksadana saham yang saat ini nilainya 30 juta. Total modal yang dikeluarkan selama melakukan investasi berkala adalah 25 juta. Maka, Irina dapat merealisasikan keuntungan 5 juta dan memindahkan keuntungan tersebut ke tabungan atau reksadana pasar uang. Penting sekali keuntungan ini tidak digunakan untuk pembelian konsumtif.

Ada beberapa kiat investasi di tengah gejolak perekonomian seperti ini.

  1. Pastikan anda memiliki portofolio terdiversifikasi dan terstruktur dengan baik. Jangan panik dan memakai emosi dalam kondisi pasar menurun. Tetap fokus kepada tujuan jangka panjang anda. Jangan biarkan rasa takut mempengaruhi keputusan investasi anda.
  2. Buatlah portfolio yang sesuai dengan profil resiko anda sehingga lebih mudah bagi anda untuk mencapai tujuan investasi dengan resiko yang minimal.
  3.  Tidak rakus bila sudah meraih target keuntungan. Fokus anda janganlah untuk memperoleh tingkat pengembalian yang tertinggi dengan resiko yang tinggi dan memiliki potensi kegagalan yang tinggi juga.
  4. Selalu know what you buy and only buy what you know. Anda harus tahu produk investasi apa yang dibeli dan mengapa produk itu yang Anda pilih.
  5. Disiplin dan berpegang pada rencana keuangan. Percayalah rezeki sudah ada yang mengatur, tapi tugas kita untuk berusaha sebaik-baiknya.

Peran Perencanaan Keuangan

Sebuah rencana keuangan akan membantu investor untuk tetap fokus berinvestasi walau kondisi pasar yang bergejolak dan fluktuatif. Rencana keuangan komprehensif memberikan rekomendasi-rekomendasi investasi yang strategis dan taktis seperti diversifikasi, alokasi aset, metode investasi reguler dan lain-lain. Masih menunda untuk membuat rencana keuangan? Tidak ada saat yang lebih tepat untuk memulainya selain hari ini. Live a beautiful life!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s