Ngobrol Keuangan, Yuk!

Untuk kamu yang sudah menikah, pernahkah berhitung seberapa sering selisih pendapat atau “berantem” dengan pasangan? Hal sepele seperti lampu menyala saat tidur, mencuci pakaian berapa kali seminggu, atau menentukan makan apa akhir pekan ini, bisa menjadi topik berantem-berantem lucu 🙂 Tetapi, jika topik berantem mulai meluas ke urusan keuangan, wah bisa runyam tuh!

Hampir setiap pasangan tahu bahwa urusan keuangan merupakan salah satu topik penyebab selisih pendapat yang dapat berujung kepada perpisahan. Keuangan sering dijadikan “kambing hitam”, padahal sering kali saya temukan pasangan tidak suka membicarakan tentang uang dan selalu menghindari topik tersebut dengan asalan takut hubungan menjadi tidak sempurna lagi.

Apabila kamu baru menikah atau berencana untuk menikah, maka jadikan ngobrol keuangan menjadi salah satu kebiasaan baik dalam keluarga. Jika kamu sudah menikah selama belasan tahun, tetap tidak ada salahnya lho untuk memulai kebiasaan baru ini. Ada beberapa hal yang menurut saya perlu diperhatikan jika pasangan mau mulai ngobrol keuangan.

1. Frekuensi Ngobrol Keuangan

Setiap pasangan boleh sepakat dengan frekuensi ngobrol yang berbeda-beda. Idealnya, setiap bulan ngobrol keuangan dilakukan agar perencanaan keuangan keluarga dapat berjalan dengan lebih baik. Jika setiap bulan dirasa terlalu sering, kamu bisa mulai mencoba dengan 3 bulan sekali. Kapan waktunya? Saya biasanya lebih suka ngobrol keuangan dengan pasangan disaat sedang berdua saja, di momen yang sedang santai. Tetapi, saya atau pasangan biasanya akan memberikan heads-up dulu kalau sekarang sedang mau ngobrol tentang keuangan. Jadi, cobalah untuk rencanakan kapan mau ngobrol tentang keuangan dengan pasangan. Pastikan juga pasangan kamu setuju untuk ngobrol di momen tersebut.

2. Diskusi Seimbang dan Jujur

Manusia diciptakan untuk saling mengisi. Kalau kamu percaya dengan konsep Work-Life Balance, kamu tentu setuju dong dengan istilah “When the husband WORK, the wife should be happy and have a LIFE” 🙂 . Tapi, bukan ini lho yang dimaksud dengan diskusi seimbang. Kita mungkin paham bahwa bisa saja ada situasi isteri hemat, tetapi suami boros dan sebaliknya. Intinya, saat ngobrol keuangan, usahakan untuk tidak saling menyalahkan dan tetap jujur dengan situasi masing-masing. Jika kamu baru saja membeli tas bermerek seharga puluha juta, ya lebih baik mengaku sajalah kepada pasangan 🙂

3. Langkah Pertama untuk Ngobrol Keuangan

Saat pasangan sepakat untuk ngobrol, maka ada beberapa pertanyaan yang sebaiknya bisa terjawab. Contohnya:

  • Siapakah manajer keuangan dalam rumah tangga?
  • Darimana saja sumber keuangan untuk pengeluaran rumah tangga? Apakah penghasilan suami dan isteri digabung atau tetap dipisah?
  • Apa saja tujuan keuangan masing-masing?
  • Apa impian masing-masing terutama dalam hal karir dan pekerjaan?
  • Apakah ingin punya rumah tinggal? Bentuknya landed house atau apartemen? Lokasinya dimana? Kapan mau membelinya?
  • Mau berencana punya berapa anak? Bila sudah ada, mau sekolah dimana?
  • Berapa komitmen alokasi penghasilan untuk keluarga inti dan keluarga besar?
  • Saat pensiun nanti, rencananya mau apa? Seberapa tinggi gaya hidup yang ingin dicapai?

Setiap pasangan yang mulai rajin ngobrol keuangan, biasanya akan memiliki hubungan yang lebih sehat dan keuangan yang lebih sejahtera. Pada akhirnya, kamu dan pasangan akan dapat mengetahui seberapa sering frekuensi yang ideal untuk ngobrol keuangan serta topik-topik apa saja yang ingin dibahas. Hal yang paling penting adalah jadikan ngobrol keuangan sebagai alat untuk memperkuat pondasi keluarga dan membuat hubungan antar pasangan menjadi lebih harmonis. Live a Beautiful Life!

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s