5 Investasi Pilihan di 2013

Di twitter, banyak orang yang bertanya ke akun saya @PritaGhozie, “Prita, investasi dimana aja sih?” Meski saya sangat suka sharing, jujur saya sedikit ragu untuk menyampaikan jawaban itu dalam 140 karakter saja. Maklum, mungkin karena hanya sesekali mengintip Timeline Twitter saya, banyak yang kemudian beranggapan saya HANYA suka berinvestasi di reksadana. Padahal……

Saya termasuk orang yang sangat berhati-hati dengan uang yang kami miliki. Itu sebabnya, saya paling anti hanya bertumpu pada satu jenis aset finansial saja. Setiap tahun, saya membentuk satu portfolio investasi yang terdiri dari beberapa jenis aset finansial baik berbentu paper mau pun fisik. Semua pilihan harus saya review setiap akhir tahun, untuk menyusun strategi yang disesuaikan dengan apa saja Tujuan-tujuan finansial keluarga untuk tahun depan.

Simpanan, tabungan, atau investasi?

Menjawab pilihan ini tentu saja saya pilih semuanya, karena masing-masing punya fungsi yang berbeda. Simpanan pada dasarnya menyisihkan dana untuk digunakan dalam waktu dekat, dalam hitungan bulan. Secara umum, simpanan ini terbagi dua, yaitu simpanan untuk berjaga-jaga dan simpanan bulanan.

Simpanan untuk berjaga-jaga, akrab kita sebut dengan istilah dana darurat. Sedangkan simpanan bulanan, biasanya pengeluarannya itu sudah hampir pasti akan dilakukan. Jika Anda mendapat gaji setiap tanggal 1, pengeluaran untuk berbagai pos pasti baru akan dilakukan secara bertahap. Oleh sebab itu, anggaran untuk bulan ini disebut simpanan bulanan.

Tabungan, merupakan hasil dari proses menabung yang ditujukan untuk keperluan beberapa tahun lagi. Pengeluarannya bisa saja tidak jadi dilakukan dan diganti dengan pengeluaran yang lain. Dengan demikian untuk semua tujuan keuangan yang akan dipenuhi dalam waktu 1 tahun hingga 3 tahun, Anda perlu menabung.

Sedangkan investasi, merupakan proses menyisihkan uang dengan tujuan memperoleh keuntungan dan kenaikan modal di masa mendatang. Nah, untuk tujuan keuangan diatas 3 tahun, investasilah satu-satunya jawaban Anda. Investasi apa? Ini dia jawabannya.

1. Rumah/Properti

Investasi pertama dan mungkin terbesar yang harus dilakukan oleh semua orang adalah membeli tempat tinggal. Saya dan suami menginvestasikan seluruh hasil kerja selama di Australia pada masa kuliah S2 dalam bentuk tanah. Alhasil, di usia belum genap 25 tahun, kami sudah punya sebidang tanah cukup besar di kawasan pusat kota Jakarta. Baru setahun sejak membeli tanah, harga jual tanah ternyata meningkat hingga 30%! Meski demikian, kami menolak untuk jual karena kami putuskan untuk membangun rumah setelah dananya terkumpul.

Jika Anda sudah punya rumah, tidak ada salahnya untuk membeli properti lain sebagai sarana investasi. Dari fakta yang Anda, indeks harga properti di Jakarta selama kurun waktu tahun 2000-2010 mencapai 600%.  Tapi, hal ini juga sangat tergantung dari lokasinya.

2. Emas.

Akrabnya emas dalam kehidupan manusia membuat aset finansial satu ini wajib dimiliki sebagai pelengkap portfolio. Saya sangat menyarankan untuk memiliki bentuk logam mulia dibandingkan dengan perhiasan, karena satuan nilai jual-beli lebih standar, dan tidak dipotong oleh ongkos. Terlebih jika perhiasan bertabur batu permata, untuk orang awam agak sulit untuk mengetahui harga yang pantas untuk satu butirnya. Investasi di emas sangat cocok untuk tujuan antara 3 tahun hingga 5 tahun, dan saya gunakan dalam rencana keuangan dana Naik Haji keluarga kami.

3. Reksadana.

Produk keuangan ini adalah salah satu favorit saya yang termasuk aset investasi pertama yang telah saya miliki sejak masih berusia 17 tahun. Karena bisa dibeli mulai harga Rp. 100 ribu, tentu saja siapa pun bisa punya akses ke reksadana. Terlebih kita bisa memilih berbagai jenis reksadana yang disesuaikan dengan rencana keuangan. Saya sarankan untuk Anda yang pemula untuk membeli reksadana campuran agresif untuk dana pensiun dengan jangka waktu investasi diatas 10 tahun.

Reksadana juga sangat cocok untuk membentuk dana pendidikan anak, karena orang tua bisa menyesuaikan pembelian jenis reksadana dengan kapan sang buah hati akan masuk sekolah. Untuk dana SD Nizieta tahun 2014 misalnya, sudah kami persiapkan sejak 4 tahun lalu di reksadana saham.

4. Saham.

Meski saham tergolong sangat beresiko dalam jangka pendek, saya tetap membeli saham untuk persiapan pensiun diatas 20 tahun lagi. Favorit saya adalah saham blue chips yang dibeli saat saya mendapatkan bonus tahunan. Untuk investor pemula, saya ingin tekankan bahwa kita ingin berinvestasi saham, bukan berdagang saham. Jadi, praktek buy and hold saya sarankan hingga return investasi mencapai target setidaknya 20% per tahun.

5. Obligasi. Aset investasi seperti ORI atau Sukuk Ritel sangat cocok untuk Anda yang sudah punya dananya, namun baru akan diapakai 3 tahun mendatang. Tingkat resiko cenderung rendah, apalagi jika dimiliki hingga jatuh tempo. Sebagai investor, Anda juga akan mendapatkan bagi hasil setiap bulan. Jadi, aset ini sangat cocok untuk Anda yang konservatif.

Nah, itulah lima investasi penting untuk memasuki tahun 2013. Mana yang jadi pilihan Anda harus disesuaikan dengan kebutuhan rencana keuangan dan tentu saja profil resiko Anda sebagai investor. Paling penting lagi, pastikan Anda punya dana darurat dan tidak lagi punya utang kartu kredit sebelum berinvestasi ya…. 🙂

2 thoughts on “5 Investasi Pilihan di 2013

  1. Assalamu’alaikum. Mba prita, mau minta saran nih,
    saya mahasiswi, gak bekerja, gak punya penghasilan, kuliah dan ongkos pas2an dari orang tua. Tapi saya punya uang 3 juta, hasil dari ngumpulin duit jajan waktu SMA. dalam 2 tahun kedepan saya bakal butuh dana untuk wisuda, saya khawatir uang ini habis begitu saja, saya tertarik untuk berinvestasi, kira2 jenis investasi yang cocok untuk saya apa ya mbak. Makasih sebelumnya.

    • Waalaikum salaam…hai Putri, untuk tujuan keuangan dengan rentang waktu yang sangat pendek pilihan investasi boleh dipilih yg relatif sangat tidak beresiko seperti deposito atau rekadana pasar uang, good luck dengan kuliahnya yaa..tetap semangat 🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s