Tips Terhindar dari Penipuan Investasi

Beberapa hari lalu, sembari berganti channel TV, saya sempat mendengar berita tentang sejumlah artis yang merasa tertipu oleh tawaran berinvestasi. Penipuan berkedok investasi ini entah mengapa kok ya selalu terjadi setiap tahun. Penipuan atau Investment Scam ini dikenal dengan bentuk Arisan Berantai, Koperasi Swasta atau Palsu, dan lainnya.

Saya ingat setidaknya sudah dua kali diundang oleh TV One di acara Kabar Petang dan Apa Kabar Indonesia untuk sharing mengenai hal ini. Dan yang lucu, ternyata beberapa nara sumber yang terkena penipuan ternyata mengalami hal yang sama di lebih dari satu skema penipuan! Kok ya bisa yaaa udah kejeblos, eh milih untuk kejeblos lagi 🙂

Investasi itu pasti mengandung resiko. Tergantung jenis produknya, resiko yang mungkin terjadi misalnya resiko nilai investasi yang menurun, resiko ingin mencairkan dana tapi belum jatuh tempo sehingga terkena penalti, sampai resiko kalau bank terkena likuidasi. Tapi, resiko-resiko tersebut terukur dan bisa kita antisipasi sesuai dengan tujuan finansial kita.

Sedangkan, kalau penipuan berkedok investasi itu biasanya punya 2 bentuk:

1. Skema Ponzi: Skema Ponzi diberi nama sesuai penciptanya yaitu Charles Ponzi yang di tahun 1920an menjanjikan bagi hasil PASTI sejumlah 50% kepada investor di US. Tapi, sebetulnya uang yang dia terima dari investasi yang belakangan dibayarkan sebagai “dividen” kepada investot sebelumnya. Skema ini akan bubar saat si Ponzi tidak lagi mampu mencari investor baru.

2. Skema Piramid: skema ini bekerja dengan sistem serupa dengan skema Ponzi, hanya saja yang mencari investor baru adalah investor saat ini. Nah, si investor yang berhasil memasukkan investor baru akan mendapat “dividen” dan juga “komisi”. Bentuknya mirip dengan multi-level marketing, arisan berantai, dan sistem waralaba palsu.

Dalam lima tahun terakhir, saya pernah punya pengalaman pribadi beberapa teman dan saudara yang pernah terkena penipuan semacam ini. Kira-kira lima tahun lalu, saudara pernah terkena skema penipuan deposito dolar yang bisa memberikan hasil JAMINAN 2% per bulan! Yah, kalau bunga depo USD rata-rata saja tidak sampai 5% per tahun, gimana ceritanya bisa jadi 24%?

Dua tahun lalu, ada lagi cerita tentang bisnis travel yang hanya dengan memasukkan uang tidak sampai 10 juta, lantas bisa dapat uang dalam bentuk USD sampai puluhan ribu. Yang ini bahkan sampai ada website dengan jaringan internasional. Tapi, saat diperhatikan, kantor pusatnya berada di sebuah Negara kecil dan beralamat sebuah kantor virtual. Menurut teman yang sempat ikut, akhir tahun lalu, skemanya sudah bubar.

Tips untuk Melindungi Aset

  1. Setiap diberikan tawaran inevstasi, periksa lagi perusahaannya. Terdaftar dimana, apakah memiliki ijin dari otoritas yang berwenang, dan lainnya.
  2. Gunakan Rule of 72 sebelum memutuskan apakah tawaran investasi ini betulan atau tipuan.
  3. Biasanya, skema investasi tipuan akan berjalan lancar dalam 1-2 tahun pertama, tapi mulai bermasalah diatas tahun ke 3. Kalau Anda mengalami pembayaran bagi hasil yang mulai seret, nah waspada dan cepat tarik dana Anda!
  4. Coba deh konsultasi dulu dengan seorang perencana keuangan independen sebelum memutuskan untuk berinvestasi. Apalagi kalau bagi hasilnya fantastis banget. Planner-planner di ZAP Finance bisa jadi pilihan yang ok 🙂

Remember: IF IT SOUNDS TOO GOOD TOO BE TRUE. IT PROBABLY IS!

Live a Beautiful Life!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s